Donald Trump Jadi Game Among Us

Donald Trump Jadi Game Among Us

Game Among Us di kawasan Amerika Serikat disebut kena hack atau peretasan oleh pendukung petahana Presiden AS Donald Trump. Hal ini terlihat dari sebuah pesan spam yang di terima oleh gamer yang menjadi korban peretasan.

Hal ini sendiri udah di konfirmasi oleh InnerSlot, developer game tersebut. Pihak pembuat game tengah dalam bisnis membereskan celah keamanan di dalam game mereka yang dianggap terlampau menggangu gamer.

Dikutip dari Forbes,dugaan kuat peretas adalah pendukung atau dibayar oleh pendukung Donald Trump. Tiga hari sebelumnya, politisi Partai Demokrat AS, Alexandria Ocasio Cortez pakai game ini untuk menggalang kampanye bagi kandidat pilpres AS, Joe Biden, pesaing Donald Trump.

Laporan yang dikutip dari PC Gamer menyatakan bahwa media game seperti Eurogamer dan Kotaku udah berhasil berkomunikasi bersama peretas. Hacker tersebut mengaku melakukan ini hanya sebagai publicity stunt atau untuk menarik perhatian.

InnerSloth menyebut bahwa gamer Among Us yang mencoba sebabkan game dalam mode Public rentan menjadi serangan hacker tersebut. Hal ini ditandai bersama lobby sebelum saat game dimulai bakal menjadi terlampau gelap.

Kemudian di kotak pesan bakal terima banyak pesan yang tetap bermunculan (spam) memuat perintah subscribe channel Eris Loris dan peringatan bahwa smartphone Anda bakal meledak lantas tersedia slogan “TRUMP2020”.

Kini tiap-tiap gamer yang masuk ke dalam game Among Us bakal terima peringatan waspada serangan hacker dan dihimbau untuk bermain game hanya dalam mode Private.