Maybank Jadi Tersangka Dalam Kasus 22 Miliar Milik EVOS Winda Earl

Maybank Jadi Tersangka Dalam Kasus 22 Miliar Milik EVOS Winda Earl

Kasus raibnya tabungan 22 Miliar punya Winda Lunardi dengan sebutan lain EVOS Earl di Maybank masih diproses secara hukum. Berhubung komunitas esports punya ikatan erat, kasus ini pun jadi penuturan yang enggak luput dari perhatian.

Apalagi, EVOS Earl ini adalah pro player ladies dari cabang esports Mobile Legends berprestasi yang punya banyak penggemar. Banyak Sobat Gamers yang menantikan pertumbuhan dari kasus ini.

Bayangkan aja Sobat Gamers, membuat kita 22 Miliar itu ‘kan enggak dikit!

Lebih epic lagi, ternyata bukan hanya Winda, pihak Maybank Indonesia pun turut melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib. ‘Terus, siapa yang salah, dong?’ berkenan enggak berkenan Sobat Gamers pasti berpikir seperti itu.

Kepala Cabang Maybank Cipulir pun ditetapkan sebagai tersangka utama. Masalah ini jadi mengambil alih perhatian sebab ada banyak kejanggalan yang dibeberkan oleh Hotman Paris, selaku kuasa hukum Maybank Indonesia. Misalnya status pemegang ATM dan buku tabungan, hingga ke aliran dana.

Penjelasan Lengkap Kasus Hilangnya 22 Miliar Milik EVOS Earl di Maybank

Tapi kebenarannya bagaimana, kita termasuk belum jelas sebab masih diselidiki. Pihak Winda lebih pilih untuk menyerahkan kasus ini ke pengadilan. Di segi lain, pihak Maybank Indonesia yang diwakili oleh Hotman Paris terus memaparkan banyak hal.

Pertama soal kejanggalan terhadap kasus kehilangan 22 Miliar punya EVOS Earl, lantas paling akhir ketahuan bahwa duit berikut dipakai untuk kesibukan illegal. Diberitakan oleh Kompas, Hotman Paris membocorkan bahwa tersangka menggunakan duit untuk melaksanakan trading Forex.

Kegiatan yang dikenal bersama dengan makna ‘bank didalam bank’ ini sesungguhnya masih digolongkan ke tindak illegal di Indonesia. Hotman Paris menyatakan bahwa masih diselidiki, apakah tindakan ini sesungguhnya tanpa sepengetahuan Winda dan keluarga atau inisiatif tersangka.