Perhatian! Pemkot Banda Aceh Larang ASN Main Game Online

Perhatian! Pemkot Banda Aceh Larang ASN Main Game Online

Pemkot Banda Aceh melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak bermain game online. Pasalnya, game online dinilai udah membawa dampak penurunan produktivitas kerja.

“Iya surat mengenai larangan bermain game online itu benar adanya,” kata Kabag Humas Pemerintah Kota Banda Aceh Said Fauzan, dilansir Antara, Rabu (30/12/2020).

Said mengatakan, surat yang ditandatangani Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Banda Aceh Muzakkir disiapkan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat.

“Surat ini yang siapkan BKPSDM, surat benar adanya,” ujar Said.

Dalam surat bernomor 800/2.628 tertanggal 29 Desember 2020 itu disampaikan larangan bermain game online untuk menciptakan suasana kehidupan dan suasana kota yang islami, sesuai visi Wali Kota yakni terwujudnya Kota Banda Aceh yang gemilang di dalam bingkai syariah.

Salah satu caranya dengan mengantisipasi dan membatasi permainan game online yang membawa dampak penurunan produktivitas kerja, terganggunya sistem pelayanan kepada penduduk dan juga prilaku tersebut bertentangan dengan syariat Islam di dalam perihal pemanfaatan pas yang sia-sia.

“Bagi yang udah menginstal aplikasi game online sehingga segera menghapusnya,” kata Muzakkir melalui suratnya.

Muzakkir terhitung meminta para Kepala OPD lakukan pemantauan di dalam pelaksanaannya, jika terkandung ASN yang melanggar maka akan dikenakan hukuman sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 mengenai Disiplin PNS.

“Sedangkan untuk tenaga kontrak akan ditinjau ulang perpanjangan kontrak perjanjian kerja,” pungkasnya.