Pochettino Dianggap Sebagai Solusi yang Tepat untuk Manchester United

Pochettino Dianggap Sebagai Solusi yang Tepat untuk Manchester United – Isu perubahan pelatih di tubuh Manchester United sedang ramai dibicarakan belakangan ini. Sang mantan pemain, Paul Ince, sangat percaya bahwa Mauricio Pochettino dapat menjadi juru selamat yang didamba-dambakan fans the Red Devils sekarang.

Saat ini kursi kepelatihan Manchester United sedang diduduki oleh pria asal Norwegia, Pasang Bola Ole Gunnar Solskjaer. Seperti halnya Ince, Solskjaer pun dulu menghabiskan karirnya di dunia sepak bola profesional sebagai pemain di Manchester United.

Pochettino Dianggap Sebagai Solusi yang Tepat untuk Manchester United

Solskjaer diinginkan dapat mengangkat ulang derajat klub seperti sedia kala, sesuatu yang tak dapat ditunaikan oleh tiga pelatih sebelum akan dirinya. Sayangnya, ia tambah mengakibatkan Manchester United makin lama terpuruk pada musim ini.

Manchester United sedang terpuruk di peringkat 12 klasemen Premier League dengan koleksi sembilan poin, terpaut dua angka berasal dari penghuni zona degradasi, Everton. Selain itu, mereka termasuk baru memetik dua kemenangan berasal dari delapan laga yang udah terlewati.

Posisi Solskjaer pun makin lama tersudut. Banyak yang menuding dirinya sebagai sosok yang bertanggung jawab atas keterpurukan klub. Seruan fans klub yang memintanya untuk langsung dipecat pun merasa terdengar berasal dari beraneka penjuru.

Perbincangan soal penggantinya pun merasa terdengar belakangan ini. Paul Ince, yang dulu membela MU merasa tahun 1989 sampai 1995, sangat percaya bahwa Pochettino dapat untuk mempunyai bekas klubnya itu ulang ke derajat yang semestinya.

“Di akhir musim lalu, saya merasa bahwa Pochettino adalah orang yang tepat. Dia cocok untuk Manchester United, mengingat kondisi finansial yang ia memiliki di Old Trafford, dibandingkan dengan apa yang ia memiliki di Tottenham,” ujar Ince kepada FourFourTwo.

“Itu bakal menjadi langkah berikutnya untuk dirinya, tetapi memadai jelas bahwa yang berjalan tak seperti itu. Apa yang berjalan di Tottenham musim ini tidak membuat perubahan perasaan saya dulu,” lanjutnya.