Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan

Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan – Penyerang Bhayangkara FC, Saddil Ramdani, menjadi tersangka persoalan pengeroyokan seorang warga Taruhan Bola di Kendari.

Saddil Ramdani Jadi Tersangka Kasus Pengeroyokan

“Kami udah menambah status Saddil Ramdani menjadi tersangka,” kata Kasat Reskrim Polres Kendari, AKP Muhammad Sofwan,

Sebelumnya, korban melapor pengeroyokan ke Polres Kendari. Saddil pun udah dicek sepanjang dua kali. Polisi akhirnya menentukan status tersangka setelah memanggil beberapa saksi.

Namun, Saddil tidak ditahan. Ia hanya menjalani kudu lapor.

“Selama ini Saddil Ramdani kudu lapor. Mengenai penahanan, itu kewenangan penyidik asalkan tidak memenuhi syarat objektif atau subjektif. Yang perlu jadwal kudu lapor terpenuhi,” ungkap Sofwan.

Menukil Lentera Sultra, Saddil Ramdani dilaporkan ke Polres Kendari oleh Adrian, warga Desa Napalakura, Kecamatan Napabalano, Kabupaten Muda.

Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor 109/III/2020/Res

Saddil Ramdani terancam sanksi berat berasal dari Bhayangkara FC gara-gara perilakunya. Tidak tanggung-tanggung, kontrak gelandang berusia 21 th. itu mampu berakhir lebih cepat kecuali dirinya terbukti terlibat di dalam persoalan kekerasan.

Dilansir berasal dari laman klub, Bhayangkara FC mampu mendepak Saddil Ramdani berdasarkan Pasal 12 poin 2.a yang tertera di dalam kontrak tiap-tiap pemain. Mantan pemain Persela Lamongan itu baru didatangkan terhadap musim ini dan diikat bersama dengan durasi kontrak satu tahun.

Saat ini, Bhayangkara FC tetap menanti sistem hukum berasal dari Polres Kendari. Tim berjulukan The Guardians ini baru bakal menindaklanjuti nasib Saddil Ramdani setelah persoalan dugaan pengeroyokan dan penganiayaan ini menemui titik terang.

“Kami menanti sistem penyeledikan pihak berwajib. Setelah itu, kami bakal membahasnya di dalam rapat manajemen,” jelas I Nyoman Yogi Hermawan, manajer Bhayangkara FC.